Mapbiomas Fire Indonesia
EN
ID
Mapbiomas Indonesia - Fire
event

Launching Mapbiomas Fire Koleksi 2

Setelah setahun sebelumnya merilis Koleksi 1 berupa area terbakar di Indonesia 2013-2023, MapBiomas Indonesia | Fire –atau biasa disebut MapBiomas Fire–meluncurkan Koleksi 2, yakni area terbakar tahunan di Indonesia 2000–2024.

Launching Mapbiomas Fire Koleksi 2

Jakarta, 16 Desember 2025–Setelah setahun sebelumnya merilis Koleksi 1 berupa area terbakar di Indonesia 2013-2023, MapBiomas Indonesia | Fire –atau biasa disebut MapBiomas Fire–meluncurkan Koleksi 2, yakni area terbakar tahunan di Indonesia 2000–2024. Peluncuran dilakukan secara virtual dan menghadirkan 3 narasumber: Sesilia Maharani Putri (KordinatorTeknis MapBiomas Fire), Prof. Bambang Hero (Guru Besar IPB, ahli kebakaran hutan dan lahan), dan Novel Baswedan (Satuan Tugas Khusus Kepolisian Republik Indonesia).

Selain menjelaskan metodologi yang diterapkan MapBiomas Fire, Sesilia juga menyampaikan data dan informasi mengenai area terbakar tahunan di Indonesia pada rentang 2000 hingga 2024. Dari 9,5 juta hektare area terbakar sepanjang 2000-2024, 4 juta hektare di antaranya merupakan area terbakar berulang. Dia juga menyampaikan bahwa hanya 1,2% kebakaran yang terjadi pada area bertutupan hutan alam.

Menurut Prof. Bambang Hero, data historis–seperti yang disajikan MapBiomas Fire–sangat penting guna mengidentifikasi area rawan terbakar. Dia menjelaskan perlunya standar tertentu agar penanganan kebakaran lebih efektif, seperti Fire Danger Rating System (FDRS) yang telah dirujuk Indonesia. Agar penanggulangan kebakaran efektif, diperlukan early warning, pemantauan, dan peniadaan pembiaran. Pun, menurutnya, dukungan pendanaan yang memadai dan komitmen pemerintah, termasuk pemerintah daerah.

Dari kacamata penegak hukum, Novel Baswedan melihat pentingnya transparansi data kebakaran karena dampaknya yang sedemikian besar. Karenanya, dia menyarankan adanya sosialisasi yang dilaksanakan secara optimal sehingga data-data yang ada digunakan forum-forum formal. Data MapBiomas Fire ini, menurutnya, perlu dibicarakan dengan pihak-pihak lain yang relevan sehingga lebih berdampak.

Data dan peta area terbakar 2000-2024 yang dirilis ini dimuat pada platform MapBiomasIndonesia yang bersifat terbuka dan dapat diakses oleh publik. Data dan peta yang tersedia secara terbuka ini dapat dimanfaatkan oleh publik, peneliti, pemerintah, maupun organisasi masyarakat sipil sebagai bahan pendukung untuk analisis, pemantauan, penelitian, dan upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Rilis secara virtual MapBiomas Fire Koleksi 2 dapat disaksikan melalui link YouTube ini.

Supported by

FAQ